Mengingat putihnya indonesia dari semangat para kader dan simpatisan PKS di GBK

“Mengingat putihnya indonesia dari semangat para kader dan simpatisan PKS di GBK”

Hari ini tepat satu hari setelah acara silaturahim akbar PKS dengan kader dan para simpatisan-nya yang mampu memenuhi stadiun GBK bahkan sampai over kapasitas dan banyak kader yang tidak bisa masuk ke dalam stadiun karena sudah penuh.

Dalam kondisi seperti ini PKS kembali membuat orang kebingungan, yang mana banyak para pengamat sebelumnya mengatakan bahwa PKS akan pecah, PKS akan kehilangan banyak suara setelah adanya ujian yang di alami mantan presiden PKS (LHI) , perjuangan PKS akan sia-sia, PKS seperti menegakkan benang yang basah dan lain sebagainya. namun rasanya semua itu mulai terbantahkan dan menjadi abu-abu. banyak para pengamat tercengang setelah melihat putihnya stadiun GBK karena dipenuhi kader dan simpatisan PKS. Ditengah badai yg hebat, PKS masih bisa memobilisasi para kadernya untuk hadir dalam silaturahmi akbar yang diadakan di GBK kemarin pagi-siang (16-03-2014). “ini bukan perkara yang mudah mengumpulkan kader ditengah badai jika PKS tidak memeliki basis struktur, pengorganisasian dan pengkaderan yang baik” ujar seorang pengamat PKS (NT).

Satu persatu orasi yang disampaikan oleh para qiyadah (pemimpin-pemimpin) PKS semakin membuat lautan manusia putih yang ada di GBK bergetar hatinya, menggebu-gebu semangatnya dengan suara-suara takbir dan seperti merasakan optimisme kemenangan akan datang untuk partai islam ini.
Banyak sekali pesan tersirat dari orasi yang disampaikan oleh ust.Anis Matta dan ust. Hilmi. Sempat menggores hati bahkan membuat jantung ini berdetak lebih kencang dari biasanya, air mata pun mulai menetes menandakan sudah tak tahan lagi menahan haru atas semua karunia yang ada pada hari itu (Jakarta, 16-03-2014 di GBK).

Bersambung…

Ditulis oleh Nurtiyas
Mahasiswa Mh.Thamrin
Dijakarta 17 Maret 2014

Advertisements