Gerakan Menutup Aurat Internasional

image

Hampir seribu orang terjun mengajak masyarakat Indonesia untuk menutup auratnya dan memakai hijab. Karna pasalnya, menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam.

Massa yang tergabung dalam Gerakan Menutup Aurat itu menggelar aksi kampanye Gerakan Menutup Aurat Internasional dengan diikuti Pawai Tebar 1000 hijab di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Ahad (15/2) pagi.

“Aksi ini adalah untuk membuat masyarakat kita tau  terutama bagi perempuan,  bahwa berjilbab itu kewajiban agama,” ujar salah satu orator aksi, Ahmad Hidayat (Adai)  kepada Blog Tarbiyah di sela aksinya.

Adai menekankan, sudah seharusnya seorang muslimah memakai jilbab. Aksi ini juga bertujuan untuk memberitahukan bahwa tanggal 14 Februari adalah Hari Menutup Aurat Internasional. Berbeda dengan yang di fikirkan banyak orang selama ini bahwa tangal 14 Februari adalah Valentin Day. Perayaan hari Valentine dinilai tidak sesuai dengan ajaran dan prinsip agama Islam karena adanya penyimpangan dalam pergaulan bebas antara kaum laki-laki dan kaum perempuan.

image

Aksi tersebut diikuti oleh banyak kelompok diantaranya FSLDK,  Lembaga Dakwah Kampus, Hijabers,  Indonesia Tanpa JIL, dan beberapa golongan pendukung hijab lainnya.

Massa yang didominasi kaum perempuan berhijab itu berkumpul dan menyanyikan lagu kampanye menutup aurat serta melakukan long march dari Monumen Nasional menuju Bundaran HI dan kembali ke titik start. Mereka membawa spanduk besar bertuliskan “Yuk tutup aurat! Nilai ketaatan adalah harga mati.  Salah satu bukti ketaatan adalah dengan berhijab. “Pawai Tebar 1000 hijab”.

Advertisements