Polisi akan mengawasi aktivitas masjid dan kampus

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Anton Charliyan menegaskan akan melakukan pengawasan aktivitas masjid dan kampus yang dicurigai sebagai tempat penyebaran doktrin ideologi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

“Selama ini masjid dan kegiatan-kegiatan di kampus sering dijadikan sarana untuk merekrut orang-orang untuk dijadikan bagian dari simpatisan ISIS. Jadi bisa dikatakan semacam tempat untuk mencuci otak calon angota-anggotanya,” ujar Anton di Humas Mabes Polri, Kamis (19/3/2015) sebagaimana dilansir inilah.com.

Anton menambahkan selama ini perkumpulan yang mengatasnamakan agama sering disalahgunakan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk menyebarkan ajaran sesat.

Untuk menyukseskan kebijakan baru ini, pihak kepolisian akan bekerja sama dengan pengurus masjid dan mahasiswa untuk bersama sama melaporkan ke pihak kepolisian, jika ada oknum tertentu terindikasi mencoba untuk menyebarkan paham radikal yang terkesan menyimpang dari ajaran agama.[islamedia.co/inilah]

Advertisements