Sholeh berjamaah

Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini diwarisi hamba-hamba-Ku yang saleh.” (QS al-Anbiyâ` [21]: 105).

Ada orang2 yang sholeh (atau berusaha menjadi sholeh atau berusaha mempertahankan kesholehannya) yang sadar akan hakikat ini kemudian berusaha untuk menyolehkan orang lain agar ketetapan Allah ini berlaku ke atas mereka.

Orang2 sholeh itu terdapat di semua kalangan, profesi, dan latar belakang. Dari ustad, guru, pelajar, mahasiswa, dokter, insinyur, politisi, sampai ibu rumah tangga. Mereka semua berjuang. Jazakumullahu khair kpd mereka semua.

Lalu di antara orang2 sholeh yang berjuang menyolehkan orang lain itu, ada yang juga mengetahui hakikat musuhnya. Dari situ mereka belajar, bahwa mereka tidak dapat mengalahkan musuh2 mereka dengan bersendirian. Maka sebagian mereka memilih untuk menyolehkan manusia bersama-sama, berjamaah. Agar ketetapanNya berlaku ke atas mereka.

Kata orang barat, “if you want to walk fast, walk alone. But if you want to walk far, walk together.”

Di antara manusia sholeh, ada yang berjuang sendiri. Tapi ternyata perjuangannya cuma sebentar. Karena memang perjuangan ini terlalu berat untuk dipikul sendiri. Ada seorang mahasiswa sholeh pejuang. Dia selalu bersemangat menyolehkan orang, terdepan dalam melawan kedzholiman, termasuk dalam membela rakyat yang kelaparan. Tapi karena bersendirian, waktu mengalahkannya. Setelah lulus kuliah, dia sudah terlalu sibuk dengan dunia barunya dan merasa seakan dunia perjuangan bukan lagi dunianya. Lulus kuliah maka lulus juga dari perjuangan. Ada yang sudah terlalu sibuk dengan kerjanya, ada juga yang sudah terlalu sibuk mengurusi anaknya.

Itu terjadi karena ia gagal dalam mengidentifikasi musuhnya. Tidak tahu hakikat musuhnya. Ada yang melihat bahwa musuh itu cuma si fulan atau mereka. Tanpa menelisik lebih lanjut siapa dibaliknya. Maka ketika si fulan sudah jatuh atau mereka sudah hancur, baginya tugas berjuang pun sudah selesai. Padahal setelah itu, muncul boneka2 lainnya.

Maka orang2 sholeh dan berusaha sholeh yang berjuang berjamaah itu, semoga Allah istiqomahkan mereka di atas jalanNya; jalan kebenaran dan menyeru kepada kebenaran.

Kepada orang2 sholeh atau yang berusaha sholeh di luar sana, berjuanglah bersama-sama. Masuklah ke dalam barisan. Berjamaah insya Allah lebih selamat, barokah dan penuh rahmah. Sehingga pada saatnya, saat sebab2nya sudah nyata pada kita, kan Allah tunaikan ketetapanNya; mewariskan bumi dan isinya kepada kita.

Wallahu a’lam.

Sumber: Grup Mr.Jaksel

Advertisements