Apa yang membuatmu cinta dengan tarbiyah?

Ikhwah fillah, saudaraku yang dirahmati Allah…

Alhamdulillah dalam suasan yang tenang ini tepatnya dikampus yang pernah saya singgahi selama kurang lebih 4 tahun, tangan ini terus digerakan untuk menulis dan belajar untuk berkarya. Berbagi ilmu, berbagi cerita yang barang kali bisa memberikan manfaat untuk orang lain khususnya diri saya pribadi. Alhamdulillah wa syukurillah…

Setiap kali berbicara tentang tarbiyah, hati ini selalu terbawa dalam suasana tenang. Mungkin masih ada sebagian orang memandang tarbiyah hanyalah sekedar pendidikan, akan tetapi saya yakin bahwa tidak semua orang memandang seperti itu. Ada yang mengatakan bahwa tarbiyah adalah rumah, tarbiyah adalah sekolah, tarbiyah adalah madrasah, tarbiyah adalah tempat hidayah, dan lain sebagainya. Ya tentu saya tidak sedang berbicara tentang etimologi tarbiyah yang mungkin tuan dan puan sudah mengetahuinya secara lebih baik dari pada saya. Akan tetapi disini saya sedang berbicara tentang apa yang dirasakan oleh banyak ikhwah disekitar. Karena esensi tarbiyah melebihi dari sekedar kata pendidikan.

Betapa hebatnya para ikhwah yang rela memperjuangkan keyakinannya demi memperoleh nikmat yang panjang tiada duanya. Nikmat yang diyakini hanya datang dari Tuhan, yang mencintai dan mereka cintai. Seorang sahabat saya mengatakan “Kalau saja dahulu ane tidak dipertemukan dengan tarbiyah, barang kali sekarang ane sudah ada disana akhi (Sembari menunjuk sekumpulan orang yang menghabiskan waktunya untuk nongkrong)”. Tidak hanya menyampaikan hal itu, ia bercerita panjang lebar tentang perjalanan hidupnya sebelum mengenal tarbiyah sampai dengan saat ini. Ya dia memang saat ini bukan saja sebagai kader produktif, tapi sudah menjadi kader yang mampu berkarya dengan memberikan banyak ide-ide cemerlang untuk kemajuan dakwah ini. Tulisan-tulisannya sudah banyak dinikmati oleh ikhwah di seluruh bumi nusantara. “Ada beberapa hal yang membuat ane tetap mencintai dakwah ini (Tarbiyah). Pertama adalah karena tujuan dakwah ini. Kedua, karena ane mengenal kader-kader seperti antum. Ketiga, karna ane sadar tentang tugas manusia dibumi ini. Keempat, karena ane tahu bahwa jalan dakwah ini sangat berat, oleh karenanya ane harus bertahan dan terus mencintainya. Dan yang terakhir adalah karena Ukhuwah yang tampak seperti keluarga bahagia”. itulah 5 hal yang pernah ada dalam catatan buku kecil saya.

Ikhwah fillah…

Lantas apa yang membuat kita cinta dengan tarbiyah? karena banyak temankah? karena dakwah ini bisa sambil jalan-jalan kah? Karena bisa dapetin keuntungan kah? atau karna apa ikhwah….???? Apapun itu, yang terpenting untuk kita adalah memahami tentang hakikat keberadaan tarbiyah. “Tarbiyah bukanlah segalanya, akan tetapi segala-galanya bermula dari tarbiyah”.

Semoga bermanfaat…

Rihlah

~ Abyad Al-Qasim ~

Profil Penulis: KLIK DISINI

Advertisements