Cerita Syekh Mahdi Aqif

Cerita Syekh Mahdi Aqif (Mursyid Am Ikhwan sebelum Syekh Badie)

Jika saja Mahdi Aqif bukan seorang anggota jama’ah Ikhwanul Muslimin, niscaya nama beliau akan menjadi nama jalan protokol di Mesir dan akan banyak film-film dan serial-serial yang mengangkat kisah-kisahnya, menandingi film dan serial milik Raafat Al Hagan dan Adham Shabry dll.
Karena Mahdi Aqif (seperti Jendral Sudirman) memimpin para gerilyawan dalam perang melawan penjajah Inggris. Pasukan pejuang Mesir yang siap mati bela negara menghadapi penjajah.
Mahdi Aqif ditugaskan oleh negara untuk memimpin kamp pelatihan para gerilyawan di Universitas Kairo, kemudian beliau juga memimpin mereka pada perang melawan zionis pada tahun 1948.
Tapi Beliau dipenjara raja Farouq, Abdel Naser, Mubarak hingga as Sisi kini.
Beliau menghabiskan sisa umurnya di dalam penjara orang-orang zalim.
Beberapa waktu lalu, beliau dijatuhi hukuman mati (bersama para pimpinan Ikhwan lainnya)
Setelah beliau dipenjara pada masa kudeta, sebenarnya beliau bisa dibebaskan karena alasan kesehatan, dan pihak kudeta sudah membujuknya namun beliau menolak untuk meninggalkan selnya. Menolak dibebaskan dari penjara. Padahal beliau sudah berumur 90 tahunan.

Dia adalah al-ustadz al-mujahid Muhammad Mahdi Akif.
Begitulah mereka, para pemimpin generasi awal yang menyertai Sang Imam, Asy syahid Hasan Al Banna.

Advertisements