Entah mulai kapan

Entah mulai kapan dakwah ini menggandeng saya sampai seperti ini. Memikat hati seolah berat untuk dilepas. Tiada hari tanpa memikirkannya, bak sepasang kekasih yang setia sehidup semati.

Entah sampai kapan akan seperti ini. Lisan yang belajar menyampaikan kebenaran diiringi hati yang selalu bermunajad kepada Allah.
Tak jarang orang meremehkan bahkan menertawakan. Tapi tetap saja hati tenang menerima semua kekurangan. Saya bukanlah malaikat yang senantiasa bertasbih kepada Allah, yang selalu taat, yang tak punya nafsu. Saya hanya manusia biasa yang penuh dengan kelemahan, hati yang penuh noda, hanya saja Allah masih melindungi dengan cara menutup aib hamba-hambanya. Maha besar Allah yang mengetahui segala sesuatu yang tak diketahui oleh ciptaan-Nya.

Posted from WordPress by Blog Tarbiyah

Advertisements