Hati-hati dengan hati

“Apabila segumpal darah itu baik, maka baik pula seluruh jasadnya. Dan apabila segumpal darah itu rusak, maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwasanya segumpal darah itu adalah HATI” (Shahih Bukhori)

Ikhwah fillah…

Syukur Alhamdulillah hari ini Allah masih diberikan limpahan nikmat yang tak terhitung nilainya. Sehingga tak ada kata yang pantas terucap kecuali rasa syukur atas nikmat itu. Dalam suasana yang tenang di sela-sela aktifitas kerja, ingin rasanya tangan mengurai setiap kata yang muncul dalam hati dan fikiran. Karena menulis adalah satu kebiasaan yang membuat hati saya tenang. Semoga membawa kebaikan untuk orang lain, khususnya saya pribadi yang masih dalam perjalanan memperbaiki diri.

Berbicara tentang hati memang tak ada habisnya. Mengingat satu hadits diatas, maka berhati-hatilah dengan hati. Karena kalau sampai hati ini rusak, maka akan rusak pula kehidupan. Seberapa banyak hati ini  bermaksiat, seberapa sering hati ini membenci, betapa penuh noda jika bisa diperlihatkan. Kalau saja hati itu tak pernah kau sirami dengan dzikir kepada Allah, sudah pasti hati itu akan mati. Dan apabila hati itu mati, maka lihatlah mayat hidup yang tak ingat dengan makna kehidupan. Hari-harinya diisi dengan bermaksiat dan berbuat kerusakan. Dan Apabila hati itu bersih nan baik, maka akan membawanya pada cahaya cinta yang banyak dirindukan penghuni syurga.

Jangan biarkan hati itu sakit apalagi mati. Jagalah hati itu agar tetap hidup dalam kebaikan. Nikmati hidupmu dengan senantiasa mengingat-Nya dikala sedih atau senang. Latihlah hatimu untuk selalu rindu dengan kebaikan, senantiasa haus dengan ilmu, senantiasa taat pada perintah-Nya. Jika hati itu berharga, rawatlah hidupmu luar dalam. Jangan hanya kau cintai jasadmu, tapi cintailah hatimu.

Bila Tuhan memperlihatkan apa saja yang ada didalam hati manusia, mungkin wajah mereka akan dipenuhi rasa malu, malu yang tak bisa terobati. Yang membuatmu saat ini tetap terlihat baik adalah karena Allah menutupi aib-mu. Betapa Dia mencintaimu, maka cintailah Dia dengan setulus hatimu.

Buat para jomblo. Hati-hati dengan hati. Banyak pria tampan, wanita cantik, mereka semua akan menggoda hatimu. Tapi ingatlah, apabila kau salah menempatkan hatimu, akan buruk pula wajahmu. Tempatkan sesuatu pada tempatnya, termasuk hatimu. Bila kau tak tau dimana harus mencari, maka datanglah pada Dia yang bisa membolak-balikkan hati manusia.

“Do’amu menjadi penawar rindu

“Sujudmu sebagai bukti cinta & ketaatan

#LatahzanParaJomblo 😀

Nurtiyas || Abyad Al-Qosim

 

Advertisements