Hizzah, satu metode Tarbiyah rabbaniyah kepada hamba-Nya

Tausiyah Ust. Hilmi Aminuddin:

Mutiara Pagi

Saudaraku yg dimuliakan Allah,

Salah satu metode Tarbiyah Rabbaniyah kpd hamba-Nya, dan jamaah yg dicintai-Nya adalah dengan melakukan Zulzilu (goncangan).

Hizzah ataupun goncangan ini adalah cara Allah mengokohkan dan meyakinkan kita akan kekuatan kita, baik moral (hazzan ma’nawiytan) ataupun pikiran (hazzan Fikriyyan).

Ketika Allah menghendaki kita bangkit, fayahuzzunaa hattaa laa nanaam, maka, digoncangkan-Nya kita sehingga “ngantuk” pun tak bisa.

Ketika Allah menghendaki kita bangkit, fayahuzzunaa hatta nahfiza. Maka, digoncangkan-Nya kita sehingga kita melompat terkejut.

Ketika Allah menghendaki kita meraih kemenagan2 yg sdh disediakan untuk kita, fayahuzzunaa hazzan haniifan. Maka, kita digoncang untuk membangkitkan kesadaran dan memunculkan semangat kita.

Selain itu, Allah ingin melihat kita meratap-ratap kpd-Nya. Karena ketika digoncang kita berlari kpd pegangan yg sangat kuat, Allahu ‘Azza wa Jalla.

Ketika Allah menghendaki harapan kita hanya tertumpah kepada-Nya, digoncang-Nya kita. “Wazilziluu hattaa yaquular Rasuulu walladziina aamanuu ma’ahuu mataa nashrullaah (Qs.2:214)”. Hingga Rasul dan org2 beriman berkata, kpn datangnya pertolongan Allah.

Bahkan, ketika Allah menginginkan kita masuk surga-Nya, fayahuzzunaa hattaa ya’lamallaahulladziina jaahaduu minkum wa ya’lamash shaabiriin, maka digoncang-Nya kita agar Allah mengetahui siapa yg berjuang dengan benar, kuat dan semangat jihad. Waya’lamash shaabiriin, agar Ia tahu siapa yg mempunyai data tahan yg tinggi menghadapi konspirasi, fitnah dan pelecehan.

أم حسبتم أن تدخلوا الجنة ولما يعلم الله الذين جاهدوا منكم ويعلم الصابرين

Wallahu’alam

#KH.Hilmi Aminudin dalam Ketahanan Gerakan Dakwah

~Selamat Beraktifitas, Selamat Berjuang

Nurtiyas || Abyad Al-Qosim

Advertisements