Ukhuwah

​SEBUAH RENUNGAN

(kiriman dari sahabat)
Pernahkah kita berfikir mengapa kita dipertemukan..? 

Allah mempertemukan kita untuk sebuah alasan.

Entah untuk memberi atau menerima..

Entah untuk belajar atau mengajarkan..

Entah untuk bercerita atau mendengarkan..

Entah untuk sesaat atau selamanya..

Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya..

Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah lah yang mempertemukan.

Hidup kita saling mengisi dan bersinggungan.

Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do’a-do’a sahabat kita, sebagaimana mereka adalah jawaban atas do’a-do’a kita. 

Jika sudah menjadi takdir Allah meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan yang bernama “Ukhuwah”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam_ bersabda:
إِنَّ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ لَأُنَاسًا مَا هُمْ بِأَنْبِيَاءَ وَلَا شُهَدَاءَ يَغْبِطُهُمْ الْأَنْبِيَاءُ وَالشُّهَدَاءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِمَكَانِهِمْ مِنْ اللَّهِ تَعَالَى قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ تُخْبِرُنَا مَنْ هُمْ قَالَ هُمْ قَوْمٌ تَحَابُّوا بِرُوحِ اللَّهِ عَلَى غَيْرِ أَرْحَامٍ بَيْنَهُمْ وَلَا أَمْوَالٍ يَتَعَاطَوْنَهَا فَوَاللَّهِ إِنَّ وُجُوهَهُمْ لَنُورٌ وَإِنَّهُمْ عَلَى نُورٍ لَا يَخَافُونَ إِذَا خَافَ النَّاسُ وَلَا يَحْزَنُونَ إِذَا حَزِنَ النَّاسُ وَقَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah terdapat orang-orang yang bukan Nabi, dan bukan pula Syuhada, tetapi para nabi dan syuhada cemburu pada mereka di hari kiamat nanti, disebabkan kedudukan yang diberikan Allah kepada mereka”
“Ya Rasulullah..! beritahukanlah kepada kami siapa mereka itu? Agar kami bisa turut mencintai mereka”, ujar para sahabat.
Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjawab :
“Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah tanpa ada hubungan keluarga dan nasab di antara mereka. Demi Allah, wajah-wajah mereka pada hari itu bersinar bagaikan cahaya di atas mimbar-mimbar dari cahaya, mereka tidak takut di saat manusia takut, dan mereka tidak sedih di saat manusia sedih”

(HR. Abu Dawud, Shahih Sunan Abi Dawud, Al Albani, no. 3012.)

 

Semoga ukhuwah kita yang terjalin dilandasi oleh kasih sayang dan saling mencintai karena Allah..

Dan semoga Allah selalu memberkati langkah kita hingga berakhir di surga.

Advertisements